Memahami Pengaruh
Buruk Gula bagi Kesehatan
Gula memang tak bisa dilepaskan dari kehidupan
sehari-hari. Zat yang memberikan rasa manis pada makanan atau minuman itu
seakan punya tempat tersendiri di hati kebanyakan orang.
Namun, tetap penting bagi Anda untuk
memperhatikan asupan gula sehari-hari. Pasalnya, gula dapat menyebabkan
berbagai gangguan kesehatan jika dikonsumsi berlebih. Para ahli percaya bahwa
konsumsi gula adalah penyebab utama obesitas dan banyak penyakit kronis,
seperti diabetes tipe 2.
Lebih spesifik, berikut adalah berbagai bahaya
gula bagi kesehatan, khususnya jika dikonsumsi secara berlebihan:
1. 1. Merusak Gigi
Mengonsumsi gula berlebihan dapat
menyebabkan karies gigi,
sehingga membuat mulut cenderung mengeluarkan bau yang tidak sedap. Jika
kondisi ini dibiarkan begitu saja, maka akan menyebabkan pembusukan gigi.
2. 2. Menambah Berat Badan
3. 3. Mengganggu Sistem Kardiovaskular
Bahaya gula yang dikonsumsi berlebihan lainnya
adalah mengganggu organ jantung.
Banyak bukti menunjukkan bahwa diet tinggi
gula dapat menyebabkan obesitas, tekanan darah tinggi, dan peradangan. Ini
semua adalah faktor risiko penyakit jantung.
Bagi yang belum mengetahui, SARJANA MADU menjual berbagai macam madu loh!!
4. 4. Meningkatkan Risiko Diabetes
Semakin banyak gula yang dikonsumsi, semakin
meningkat pula berat badan Anda. Seperti diketahui, obesitas atau berat
badan berlebih adalah asal mula dari berbagai masalah kesehatan, salah
satunya diabetes mellitus tipe 2 yang merupakan dampak dari bahaya gula.
Terlebih lagi, konsumsi gula tinggi yang berkepanjangan mendorong resistensi terhadap insulin, hormon yang diproduksi oleh pankreas yang mengatur kadar gula darah. Resistensi insulin menyebabkan efek gula darah tinggi dan sangat meningkatkan risiko diabetes.
5. 5. Meningkatkan Risiko Kanker
Pada banyak penelitian, bahaya gula yang
dikonsumsi berlebihan terbukti dapat meningkatkan risiko terkena kanker
tertentu. Pertama, asupan yang kaya akan makanan dan minuman manis dapat
menyebabkan obesitas, yang secara signifikan meningkatkan risiko kanker.
Selain itu, diet tinggi gula meningkatkan
peradangan dalam tubuh Anda dan dapat menyebabkan resistensi insulin, yang
keduanya dapat meningkatkan risiko kanker.
6. 6. Merusak Fungsi Otak
Mengonsumsi gula berarti memberi otak Anda
pasokan zat kimia yang disebut dopamin. Zat ini bisa memberikan sensasi “bahagia”
pada tubuh.
Namun, ketika efek tersebut menghilang, tubuh
akan “kelaparan” untuk terus meminta pasokan dopamin dalam jumlah yang sama
atau lebih banyak. Bahaya gula bagi kesehatan yaitu Anda akan lebih bergantung
pada sesuatu yang manis atau mengandung gula.
7. 7. Mengganggu Mood
Ilustrasi Wanita yang
Depresi
Makanan atau minuman manis dapat memberi Anda
pasokan energi dengan meningkatkan kadar gula darah. Akan tetapi, efek tersebut
hanya berlangsung sebentar. Setelahnya, bahaya gula akan mengintai Anda berupa
rasa kelelahan, cemas, dan gelisah.
Bahkan, penelitian telah mengaitkan konsumsi
gula secara berlebihan dengan peningkatan risiko depresi pada orang dewasa.
8. 8. Penuaan Dini
Gula menempel pada protein dalam aliran darah
dan menciptakan molekul berbahaya yang disebut "AGE's".
Molekul-molekul itu telah terbukti dapat merusak kolagen dan elastin di kulit
Anda.
Oleh karena itu, bahaya gula yang dikonsumsi berlebih bisa menyebabkan penuaan dini dan membuat kulit Anda terlihat lebih kendur.
9. 9. Mempercepat Penurunan Kognitif
Diet tinggi gula menyebabkan gangguan memori
serta meningkatkan risiko seseorang mengalami demensia.
Namun, dengan memperbaiki pola makan, maka Anda akan aman dari risiko ini.
10. Mengundang Jerawat
Bahaya gula yang tak bisa disepelekan adalah timbulnya jerawat! Pasalnya, makanan manis dapat menjulangkan kadar gula dan insulin dalam darah. Akibatnya, terjadi peningkatan sekresi androgen, serta produksi minyak dan peradangan. Semua ini memainkan peran dalam pengembangan jerawat.
1 11. Memicu Kerusakan Hati
12. Menyebabkan Gagal Ginjal
Ginjal memainkan peran penting dalam menyaring
gula darah di dalam tubuh. Begitu gula darah mencapai kadar yang tinggi (akibat
terlalu banyak mengonsumsi makanan manis), ginjal akan membiarkan gula tersebut
masuk ke urine. Jika keadaan ini terus berlanjut, gagal ginjal tak bisa
dihindari lagi.
Setelah mengetahui bahaya gula bagi kesehatan,
Anda sebaiknya mulai membatasi konsumsi makanan atau minuman manis.
Kementerian Kesehatan RI menganjurkan agar
setiap orang membatasi konsumsi gula sebanyak 50 gram per hari atau setara
dengan 5–9 sendok teh. Sementara itu, menurut American Heart
Association (AHA), batas maksimal konsumsi gula adalah 24 miligram per
hari atau setara 6 sendok teh.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar